" Kasih ibu sepanjang masa, bagai sang surya menyinari dunia"
Itulah cuplikan dari sebuah lagu waktu saya masih zaman SD(primary school). Memang betul bahwa kasih sayang orang tua tidak akan musnah di telan waktu..tetapi bila dia bandingkan kasih sayang antara Ibu dan Ayah, ternyata Ibu lebih unggul. Maksudnya, para Ibu lebih unggul dalam mengekspresikan kasih sayang mereka, sedangkan para Ayah mereka memilih mencintai dengan diam-diam dan mengekspresikan lewat mencari nafkah.
Tiga minggu yang lalu, gue merasa sangat "homesick". Setiap hari selalu teringat akan orang tua dan adik-adik saya. tetapi seiring waktu, rasa rindu itu pun mulai sirna(bukan pupus atau musnah). Nah tau nggak, ternyata efek dari rasa rindu itu bisa dirasai oleh kedua orang tuaku, tanpa saya menelpon atau memberitahu mereka bahwa saya sedang "homesick". Ibu saya malah sampai bermimpi ngeri tentang saya. Dia menitip pesan supaya saya telpon kerumah atau kirim email secepatnya. Nah..ternyata saya nggak memenuhi permintaan ibu saya karena kredit dan pulsa saya nggak ada. Hal tsb semakin menambah rasa beban di hati mereka sampai menyuruh Pamanku untuk menelpon saya.
Mama dan Papa..Maaf yah, bukan saya nggak mau nelfon cuma kredit nggak ada. Saya janji surat saya bakal tiba dua minggu lagi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment